Saturday, 25 May 2019

KKR Aceh

Dua Rapat Dengar Kesaksian Korban Akan Diselenggarakan Tahun Ini

  • Bisma Yadhi Putra
  • Berita
  • Dipublikasi Jumat, 5 April 2019 | 14:45 WIB

Dua Rapat Dengar Kesaksian Korban Akan Diselenggarakan Tahun Ini

IMG-20181123-WA0010 Empat belas korban pelanggaran HAM di Aceh sudah menyampaikan kesaksiannya di depan publik dalam Rapat Dengar Kesaksian yang diselenggarakan KKRA tahun lalu. Meski awalnya banyak pihak meragukan KKRA, RDK 2018 ternyata sukses dilaksanakan. Berjalan sesuai rencana. Cerita dan harapan korban pelanggaran HAM pun kembali tersuarakan.

Tahun ini KKRA kembali hendak menyuarakan kisah dan harapan lebih banyak korban pelanggaran HAM di Aceh. Sesuai work plan yang telah disusun, tahun ini akan diselenggarakan dua RDK dengan tema yang berbeda.

Pada Agustus nanti, KKRA akan menyelenggarakan RDK untuk orang hilang. Yang akan menyampaikan kesaksian adalah anggota keluarga korban penghilangan paksa atau saksi lain yang mengetahui lebih persis peristiwa yang terjadi.

Dari kegiatan pengambilan pernyataan di lapangan, KKRA menemukan fakta bahwa anggota korban penghilangan paksa ternyata menjadi korban pula. Ketika kepala keluarga diculik lalu tidak pernah kembali lagi ke rumah, keluarganya kemudian mengalami kesulitan ekonomi. Pencari nafkah di keluarga sudah tidak ada.

Istri korban penghilangan paksa kemudian mau tak mau harus berjuang menghidupi diri serta anak-anaknya dalam situasi penuh keterbatasan di dalam konflik. Kesulitan ekonomi kemudian bisa berdampak pada anak yang harus putus sekolah, sehingga haknya untuk mendapatkan pendidikan tidak terpenuhi. Di samping itu, keluarga juga mengalami gangguan kesehatan dan fisik karena meratapi peristiwa yang menimpa anggota keluarga mereka.

Di bulan selanjutnya, November, diselenggarakan RDK untuk kasus kekerasan seksual. Sebagaimana RDK Orang Hilang, RDK Kekerasan Seksual juga akan diselenggarakan di Banda Aceh. Pemberi kesaksian akan didatangkan dari semua kabupaten/kota di Aceh, karena kasus kekerasan seksual semasas konflik tersebar di seluruh Aceh. Nantinya identitas pemberi kesaksian untuk kasus kekerasan seksual akan disamarkan guna memproteksi korban dari dampak-dampak yang tidak diinginkan.

KKRA sebenarnya juga berencana membuat RDK di tingkat lokal (kabupaten/kota), dengan tema yang umum. Jadi akan dihadirkan para pemberi kesaksian dengan pelbagai kasus yang dialami. RDK lokal dibuat dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat yang ada kabupaten/kota untuk menyaksikan langsung korban pelanggaran HAM menceritakan peristiwa yang mereka alami. Di samping bertujuan untuk semakin mempererat hubungan KKRA dengan komunitas-komunitas yang ada di sana.

Berita Terkait

Wacana Reparasi untuk Korban Kekerasan Seksual

05 Apr 2019

Wacana Reparasi untuk Korban Kekerasan Seksual

Bisma Yadhi Putra | Berita

Temuan atas kasus kekerasan seksual yang terjadi semasa konflik Aceh terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal itu merupakan kenyataan yang didapati dalam aktivitas pengambilan pernyataan korban...

Pengarahan Kerja Divisi Data dan Dokumentasi

05 Apr 2019

Pengarahan Kerja Divisi Data dan Dokumentasi

Bisma Yadhi Putra | Berita

Divisi Data dan Dokumentasi KKRA mengadakan konsolidasi dan pengarahan kerja untuk target tiga bulan ke depan, terhitung April. Kegiatan ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Data dan Dokumentasi Oni...


Komentar (0)


Kirim komentar

Komentar anda berhasl dikirim!

Pencarian

Populer

Terbaru

Tag